Di era digital, kita begitu mudah terpapar konten-konten dengan format pendek yang menunjukkan keberhasilan individu: berhasil lari 10km, mendapatkan pekerjaan baru, pergi liburan ke luar negeri, dan masih banyak lagi; tergantung bagaimana kita mempersepsikan ‘keberhasilan’ itu sendiri. Terkadang, orang-orang juga membagikan cara mereka bisa mencapai ke titik tersebut, termasuk kebiasaan yang mereka terapkan secara konsisten.

Kita sudah mengetahui berbagai macam cara sehingga mereka bisa membentuk kebiasaan baru. Namun, mengetahui tidak selalu berarti melakukan, apalagi mengulanginya secara konsisten. James Clear, penulis buku Atomic Habits, menjelaskan bahwa kebiasaan terbentuk dari keputusan dan tindakan kecil kita lakukan setiap hari.

Nah, kali ini, WEWAW akan bahas mengenai micro habits, dimulai dari definisi serta cara menerapkan micro habits ini dalam aktivitas harian.

motivational quotes promoting healthy living, fitness, and wellness habits

(Sumber: Pexels)

Apa itu Micro Habits?

Micro habits merupakan perubahan kecil yang dapat kita terapkan secara tidak sadar namun dampaknya akan terlihat dari waktu ke waktu. Dalam arti lain, perubahan ini tidak akan memberatkan WAWgirls dalam keseharian karena fokusnya adalah peningkatan kebiasaan kita secara bertahap. 

Beberapa contoh micro habits antara lain:

  • Jalan kaki selama 15 menit di pagi hari

  • Minum air putih setelah bangun tidur 

  • Menuliskan 3 hal yang disyukuri dalam sehari

  • Jauhkan gadget 30 menit sebelum tidur

atomic habits book by james clear

(Sumber: Unsplash)

Micro habits menurunkan hambatan untuk mulai, sehingga perilaku lebih mudah dilakukan berulang. Pada dasarnya, otak kita cenderung lebih mudah menerima perubahan yang dilakukan secara bertahap daripada perubahan drastis dalam waktu singkat. Misalnya, apabila WAWgirls ingin membangun kebiasaan jalan kaki, kita bisa mulai dari target kecil lalu meningkatkannya secara bertahap, daripada langsung bertekad memenuhi target 10.000 langkah setiap harinya.

Bagaimana Cara Menerapkan Micro Habits?

Pada bagian ini, kita bisa menggunakan satu contoh sederhana: ingin membangun kebiasaan membaca buku.

1. Start Small

Pecah tujuan besar menjadi tindakan-tindakan kecil yang realistis. Misalnya, dalam upaya membangun kebiasaan membaca buku, WAWgirls bisa melatih diri untuk terbiasa membaca bacaan yang lebih pendek seperti artikel dan berita. Kita bahkan bisa memulainya dengan membuka buku dan membaca satu paragraf. Jika sudah lebih terbiasa, targetnya dapat ditingkatkan secara bertahap.

2. Make It Specific

Tentukan apa, kapan, dan di mana kebiasaan dilakukan. Daripada hanya menetapkan target “ingin lebih rajin membaca”, buat aktivitasnya menjadi lebih spesifik, contohnya: “Aku akan membaca 5 halaman buku sebelum tidur.” Dengan begitu, kita memiliki gambaran yang jelas kapan dan bagaimana kebiasaan tersebut dilakukan.

3. Find Your Cue

Kaitkan kebiasaan baru dengan kebiasaan yang sudah ada. Rutinitas yang sudah kita lakukan setiap hari dapat menjadi cue atau pengingat untuk memulai kebiasaan baru. Misalnya, setelah menghidupkan lampu baca, kita langsung mengambil buku dan membaca 5 halaman.

4. Design Your Environment

Buat lingkungan yang memudahkan kita melakukan kebiasaan tersebut. Jika ingin lebih sering membaca, WAWgirls bisa membawa buku bacaan di tas atau meletakkannya di meja nakas di sebelah tempat tidur. Apabila menyetel timer membantu WAWgirls dalam meminimalisir distraksi, hal ini juga dapat dilakukan.

5. Track & Celebrate

Catat progres kecil yang berhasil kita lakukan, lalu beri apresiasi pada diri sendiri. WAWgirls bisa menggunakan jurnal atau aplikasi tracker seperti Notion untuk memantau seberapa jauh progres setiap harinya. Fogg (2020) dalam bukunya menyebutkan bahwa perasaan berhasil setelah melakukan suatu perilaku dapat memperkuat perilaku tersebut, sehingga WAWgirls kemungkinan besar lebih termotivasi untuk mengulanginya.

6. Review & Adjust

Evaluasi secara berkala; kalau terlalu berat, WAWgirls dapat menyesuaikan aktivitasnya kembali. Sebaliknya, jika sudah merasa lebih mudah dan konsisten, target dapat ditingkatkan secara bertahap. Misalnya, jika tadinya sudah berhasil menerapkan kebiasaan membaca 5 halaman buku setiap hari, mungkin kita bisa meningkatkannya menjadi 10-15 halaman.

an open book sitting on top of a bad

(Sumber: Unsplash)

Pada akhirnya, membangun kebiasaan baru tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Justru, langkah yang terasa kecil dan mudah dilakukan dapat menjadi awal untuk membentuk perubahan yang lebih berkelanjutan.

Jadi, kalau selama ini WAWgirls merasa harus menunggu waktu yang tepat, motivasi yang cukup, atau target yang besar untuk mulai berubah, mungkin kita bisa mencoba cara yang lebih sederhana: mulai dari hal kecil, lakukan secara konsisten, dan beri ruang untuk menyesuaikannya dengan kondisi kita.

Referensi


Clear, J. (n.d.). The Habits Guide: How to Build Good Habits and Break Bad Ones.
Fogg, BJ. (2020). Tiny Habits: The Small Changes That Change Everything. Houghton Mifflin Harcourt.
Robson, D. (2026). How to build powerful microhabits for your wellbeing – and keep them.
Wynn, T. (2024). Micro Habits for Positive Change: Cultivating Daily Success Through Small Actions.

Temukan berbagai edukasi inspiratif dari WEWAW, komunitas pemberdayaan perempuan untuk berkembang dalam karier dan bisnis. Ikuti ragam kegiatan kami melalui:

Instagram: @wewaw.id
LinkedIn: WEWAW Indonesia
TikTok: @wewaw.id
Website: wewaw.org

Jadi Kontributor

Bagikan Cerita dan Wawasan di Artikel WAW

Punya pengalaman atau insight menarik? Kirimkan artikelmu dan jadilah bagian dari komunitas inspiratif WEWAW.

Jadi Kontributor

Bagikan Cerita dan Wawasan di Artikel WAW

Punya pengalaman atau insight menarik? Kirimkan artikelmu dan jadilah bagian dari komunitas inspiratif WEWAW.