Banyak orang menganggap networking identik dengan harus pandai berbasa-basi atau menjadi sosok yang paling menonjol di ruangan. Padahal, membangun relasi profesional sebenarnya tidak selalu harus seperti itu.

Belakangan ini, mulai banyak orang mengenal konsep quiet networking, yaitu cara membangun hubungan profesional yang lebih tenang, autentik, dan sesuai dengan kepribadian masing-masing. Kabar baiknya, strategi ini bukan hanya cocok untuk introvert. Siapa pun yang lebih nyaman membangun hubungan secara bertahap juga bisa menerapkannya.

Apa Itu Quiet Networking?

Quiet networking adalah pendekatan membangun relasi profesional yang lebih mengutamakan kualitas hubungan dibanding jumlah koneksi. Artinya, WAWgirls tidak harus mengenal puluhan orang dalam satu acara atau memaksakan diri menjadi pusat perhatian. Sebaliknya, quiet networking lebih fokus pada membangun hubungan yang tulus, saling mendukung, dan dilakukan secara konsisten. 

Apakah Introvert Sulit Networking?

Banyak penelitian justru menunjukkan bahwa kepribadian bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam membangun relasi profesional. Yang lebih berpengaruh adalah bagaimana seseorang memelihara hubungan tersebut secara konsisten. Bahkan, peneliti menemukan bahwa manfaat networking lebih dipengaruhi oleh seberapa aktif seseorang membangun interaksi, bukan sekadar banyaknya jumlah koneksi yang dimiliki. Jadi, apabila seseorang merasa bukan tipe yang suka berbasa-basi, bukan berarti peluang karier yang dimiliki jadi lebih kecil.

(Sumber: Pexels)

Bagaimana Cara Menerapkan Quiet Networking?

Dunia kerja sekarang semakin fleksibel. Banyak kolaborasi dimulai dari media sosial profesional, komunitas online, webinar, atau bahkan percakapan sederhana melalui pesan pribadi. Artinya, networking tidak lagi harus dilakukan di acara formal atau konferensi besar. Justru, hubungan profesional sering kali tumbuh dari interaksi kecil yang dilakukan secara konsisten. Misalnya:

  • Berdiskusi di kolom komentar LinkedIn;

  • Mengikuti komunitas sesuai bidang pekerjaan;

  • Menghubungi mentor setelah mengikuti webinar;

  • atau sekadar mengucapkan selamat atas pencapaian seseorang.

(Sumber: Pexels)

Langkah-langkah sederhana seperti ini sering kali terasa lebih nyaman dibandingkan harus langsung memperkenalkan diri kepada banyak orang sekaligus. Bagaimana caranya? WAWgirls bisa mulai membangun networking tanpa merasa kewalahan, berikut beberapa langkah yang bisa dicoba:

  1. Mulai dari Lingkaran yang Sudah Ada

Networking tidak selalu berarti bertemu dengan orang baru, networking bisa dilakukan mulai dari orang-orang terdekat, misalnya:

  • Teman kuliah;

  • Mantan rekan kerja;

  • Dosen;

  • Mentor;

  • Komunitas yang pernah diikuti.

Kadang, peluang justru datang dari hubungan yang sudah terjalin sebelumnya. Menjaga komunikasi secara sederhana juga sudah termasuk networking.

  1. Fokus pada Satu Percakapan Berkualitas

Dengan menghadiri seminar atau acara komunitas, WAWgirls tidak harus berkenalan dengan semua orang. Cukup mulai dari satu atau dua percakapan yang terasa nyaman. Bagi banyak orang yang lebih introvert, percakapan mendalam dengan satu orang sering kali terasa lebih bermakna dibanding berbicara dengan banyak orang secara singkat.

  1. Manfaatkan LinkedIn dengan Cara yang Nyaman

LinkedIn bisa menjadi tempat yang baik untuk membangun relasi secara bertahap. Beberapa hal yang bisa dilakukan, misalnya:

  • Memberikan komentar yang relevan pada unggahan profesional;

  • Membagikan insight dari webinar atau buku yang baru dibaca;

  • Mengucapkan selamat atas pencapaian seseorang;

  • atau mengirim pesan singkat setelah mengikuti suatu acara.

Jadi tidak perlu langsung meminta bantuan atau pekerjaan. Mulailah dengan membangun interaksi yang natural.

  1. Lebih Banyak Mendengarkan

Salah satu kekuatan yang sering dimiliki introvert adalah kemampuan mendengarkan. Saat berbicara dengan orang lain, fokuslah untuk memahami cerita mereka terlebih dahulu. Ajukan pertanyaan yang menunjukkan ketertarikan, lalu dengarkan jawabannya dengan penuh perhatian. Hubungan yang baik sering kali dimulai dari rasa didengar.

5. Konsisten Menjaga Hubungan

Sesekali kirim pesan untuk menyapa, berbagi artikel yang relevan, atau sekadar mengucapkan selamat ketika seseorang mendapatkan pencapaian baru. Interaksi kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membangun hubungan profesional yang lebih kuat.

Networking Tidak Selalu Terasa Melelahkan

Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas networking memang membutuhkan energi mental, karena seseorang perlu mengelola kesan, beradaptasi dengan situasi sosial, dan membangun interaksi baru. Bagi sebagian introvert, hal ini bisa terasa lebih melelahkan dibandingkan bagi mereka yang lebih ekstrovert. Karena itu, tidak ada salahnya memilih cara networking yang lebih sesuai dengan kapasitas diri, misalnya seperti:

  • Memilih acara dengan peserta yang lebih sedikit;

  • Menjadwalkan waktu istirahat setelah menghadiri event;

  • atau membangun relasi secara online terlebih dahulu.

(Sumber: Pexels)

Dalam dunia kerja, orang sering mengingat mereka yang mampu membangun hubungan yang tulus, dapat dipercaya, dan memberikan nilai bagi orang lain. Jadi, apabila selama ini WAWgirls merasa networking bukan "dunia"-nya karena bukan tipe yang ekstrovert, mungkin yang perlu diubah bukan kepribadiannya, melainkan cara membangun relasinya. 

Referensi

Davis, J., Wolff, H.-G., Forret, M. L., & Sullivan, S. E. (2020). Networking via LinkedIn: An examination of usage and career benefits. Journal of Vocational Behavior.
Porter, C. M., Woo, S. E., Alonso, N., & Snyder, G. (2023). Why do people network? Professional networking motives and their implications for networking behaviors and career success. Journal of Vocational Behavior.
Raider, H. (2019). How Introverts Can Learn to Love Networking. Kellogg School of Management.
Three studies on short-term processes of networking behavior. Journal of Vocational Behavior.
Wingender, L. M., & Wolff, H.-G. (2023). The dark and bright side of networking behavior: 
Wolff, H.-G., & Moser, K. (2020). Who networks? A meta-analysis of networking and personality. Career Development International.

Temukan berbagai edukasi inspiratif dari WEWAW, komunitas pemberdayaan perempuan untuk berkembang dalam karier dan bisnis. Ikuti ragam kegiatan kami melalui:

Instagram: @wewaw.id
LinkedIn: WEWAW Indonesia
TikTok: @wewaw.id
Website: wewaw.org



Jadi Kontributor

Bagikan Cerita dan Wawasan di Artikel WAW

Punya pengalaman atau insight menarik? Kirimkan artikelmu dan jadilah bagian dari komunitas inspiratif WEWAW.

Jadi Kontributor

Bagikan Cerita dan Wawasan di Artikel WAW

Punya pengalaman atau insight menarik? Kirimkan artikelmu dan jadilah bagian dari komunitas inspiratif WEWAW.